Menang Kuis (lagi)

Anggap saya beruntung atau apa, ini ketiga kalinya saya menang kuis berhadiah buku. Ah, tapi itu memang rejeki saya :D

Dua kuis pertama adalah dari Kick Andy. Yang pertama sudah dua taunan lalu. Cuma lewat undian di websitenya, ngisi data diri. That's it, tinggal nunggu nasib baik menghampiri. Hehe...
Udah berkali-kali ikutan, tapi gak dapat2. Ya udah lah, gak pernah dicek lagi menang apa gaknya. Sampai suatu hari seorang bapak baik hati berbaju oranye (baca: Pak Pos) mampir ke rumah ngasih bingkisan. Eh, ternyata kiriman dari Kick Andy. Buku berjudul Presiden Guyonan karya Butet Kartaradjasa. Alhamdulillah...

Kuis kedua Kick Andy saya ikuti lewat twitter beberapa bulan yang lalu. Menjawab pertanyaan. Siapa cepat dia dapat! Entah karena udah ada perasaan menang, waktu diliatkan buku yang akan dibagikan, jantung langsung dag dig dug *oke lebay*. Waktu itu bukunya Rene CC (eh betul kan namanya?), berjudul Your Job is not Your Career.
Tapi...tunggu punya tunggu buku itu tak jua datang menghampiri saya :(

Ah ya sudah, mungkin masih belum rejeki *menghibur diri tapi masih gak rela*

Eh, sekedar info aja ni, kuis Kick Andy ini diadakan dua kali seminggu. Tiap hari Jumat malam atau Minggu sore setiap akhir acara Kick Andy di tivi. Follow aja twitternya @KickAndyShow. Gak rugi kok kalo menang :D *yaiyalah*

Kuis yang ketiga, yang pengumumannya saya dapat sejam yang lalu, adalah dari Gramedia. Yang ini lewat twitter juga di @Gramedia.
Ceritanya dua hari yang lalu Gramedia membuka kuis dengan tema #gpubookwish akhir taun. Kita tinggal menyebutkan buku apa yang paling kita inginkan sebagai hadiah akhir tahun. Pastinya buku-buku terbitan GPU.
Nah, kesempatan belum tentu datang dua kali, kan?
Akhirnya tersebutlah buku buruan utama yang sulit saya dapatkan di kota Malang tercinta ini, Utukki karya Clara Ng!!

Daaannn...Saya menang!!! *kembali lebay*

Sekarang, tinggal mengharap buku itu akan segera tiba dengan selamat di rumah saya. Amiiin

Little House on the Prairie


Ada sebuah stasiun tivi yang sekarang banyak banget menayangkan program tivi jadul semacam The Cosby Show atau Family Ties. Itu taun berapa ya???

Tiba-tiba jadi keinget drama televisi yang dulu rutin ditayangkan TVRI, Little House on the Prairie.Serial ini dulu adalah tontonan wajib keluarga saya.

Berkisah tentang keluarga Ingalls dengan setting abad 19an di Amerika sono, yang terdiri atas ayah (mendiang Michael Landon sebagai Charles Ingalls), ibu (Karen Grassle sebagai Caroline Ingalls) dan tiga anak perempuan, masing-masing Melissa Sue Anderson (Marie Ingalls), Melissa Gilbert (Laura Ingalls), Lindsay Sidney Greenbush (Carrie Ingalls).

Kalo disuruh menceritakan itu serial tentang apa secara detil, udah lupa banget!!! Itu film jaman masih kecil. Karena tontonan kesukaan kakak, jadinya sering ikutan nonton. Yang masih diingat, itu adalah cerita tentang kehidupan keluarga Ingalls dengan berbagai peristiwa yang menyentuh dan menginspirasi.Filmnya sarat pesan moral meskipun dikemas dengan begitu sederhana.

Seperti judul filmnya, seingatku mereka memang tinggal di sebuah rumah sangat sederhana di tengah padang rumput. Dengan anak-anak perempuan Ingalls yang rambutnya sering dikepang dan ayahnya yang berambut gondrong *sepertinya begitu*

Tiba-tiba pengen nonton lagiiiii....
Sekarang jarang banget serial seperti ini ditayangkan, atau memang gak ada ya?
Kalau versi Indonesianya, serial ini bisa disamakan dengan Keluarga Cemara. Tuh, kan ni serial aja juga sudah hilang dari peredaran :(



***the picture taken from google***

Empat Musim Cinta: tentang aku, kamu, dan rasa


Penulis: Adhitya Mulya, Andi F. Yahya, Hotma Juniarti, Andi Fauziah Yahya, Okke 'Sepatumerah', Rizki Pandu Permana, S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti
Penerbit: Gagasmedia

___

Ketika bangun di pagi hari, aku memikirkan dirimu.
Ketika bersiap-siap tidur, aku memikirkanmu juga.
Dan di antara rentang waktu itu, aku memikirkan kita.

___

Sambil bersih-bersih debu di tempat ini, karena kelamaan dianggurin, kita bahas buku baru, yuk!!

Buku baru kali ini adalah sebuah buku kumpulan cerita berjudul Empat Musim Cinta, yang ditulis delapan penulis berbakat. Total ceritanya ada enam belas, yang itu berarti satu penulis menyumbang dua cerita. Secara fisik buku ini manis banget, warna pink! *not so me! I know* :D

Kenapa pilihan saya jatuh pada buku ini? Ya karena penulisnya. Tiga dari delapan penulis buku ini adalah penulis-penulis yang tulisannya pernah saya baca.
Adhitya Mulya yang pastinya terkenal sebagai penulis novel Jomblo. Bahkan novelnya yang berjudul Travelers' Tale pernah jadi teman setia saya waktu seminggu bedrest di rumah sakit :)
Okke 'Sepatumerah', yang merupakah salah satu penulis wanita favorit saya.
Sedangkan, Rizki Pandu Permana adalah salah satu dari penulis Negeri van Oranje.
Untuk penulis-penulis lain, tulisan mereka di buku ini adalah pengalaman pertama buat saya. Dan, hey! Saya suka tulisan mereka! :)

Semua tulisannya bercerita tentang cinta, dalam berbagai ragam. Kecuali satu ni. Cerita kedua berjudul "Scene 40 Yang Bermasalah Itu" punya Adhitya Mulya. Entah apa kaitannya dengan cinta-cintaan. Tokoh utamanya bikin horor yang baca, meskipun ceritanya kocak :(

Secara keseluruhan cerita-ceritanya semuanya keren. Dengan banyak ending nggak ketebak yang sepertinya sengaja dibuat masing-masing penulis. Ada empat tulisan kesukaan saya yang menurut saya punya ending manis dan 'kejutan', yaitu:
* Dia, Aku dan Kamu - Andi F. Yahya
* Jalan Takdir - Hotma Juniarti
* Uji Setia - Okke 'Sepatumerah'
* Sekeping Hati yang Tersisa - S.A.Z Al-Fansyour
Dan...cerita yang paling mengena buat saya adalah Pernah Jadi Aku? - Okke 'Sepatumerah'.

Bagi yang suka manis-manis, sepertinya buku ini cocok deh!

___

That's it! Gotta go! Mau benerin genteng yang bikin rumah jadi bocor :(

Oke :D

Maaf..Maaf..Baru hadir setelah sekian lama *gak boleh protes*

Karena...
(mengangkat bahu)

menanggapi permintaan banyak orang supaya saya menulis lagi *pede tingkat tinggi*
Oke saya menulis lagi...

Sebenarnya karena saya sibuk...
Sibuk dengan keponakan
Sibuk mengunjungi toko buku
Sibuk pelesiran
Sibuk nonton film
Sibuk tingkat tinggi deh :p
*sibuk yang aneh*

Ada banyak ide yang menumpuk, gak mau antri, makanya ruwet. Biarin aja mereka berantem dulu, nanti kita bahas satu-satu. Deal? Oke, saya mau liat banjir dulu :)