Heart Block: Biarkan cinta menemukanmu


saya bukan penggemar novel, kebetulan aja nyomot buku ini dari berderet-deret buku yang dipajang di Gramedia *halah, bo'ong*
Sebenarnya bukan kebetulan :p
Berawal dari baca Jomblo-nya Adhitya Mulya, keterusan Gege Mencari Cinta, lanjut Travelers' Tale yang ditulis keroyokan oleh Adhitya Mulya,Alaya Setya, Iman Hidayat, dan Ninit Yunita.Abis itu sempet baca Kamar Cewek yang ditulis Ninit Yunita dan Okke 'sepatumerah'. Dan akhirnya, bertemu ketiga kalinya dengan karya Okke 'sepatumerah' ini, setelah Kamar Cewek dan Indonesian Idle^^
*ngaku deh* lumayan suka baca novel, tapi jangan yang bertele-tele dan mengumbar kata-kata puitis. Dijamin dilirik pun tidak :p

Nahhhh...
Dalam novel Heart Block ini Okke bercerita tentang seorang penulis muda yang sedang naik daun bernama Senja Hadiningrat *ehh, tapi yang keinget malah Angkatan Bersenjata Republik Indonesia* :D. Senja diceritakan sedang mengalami writer's block atau simpelnya gak ada ide dan mood buat nulis. Apalagi sejak novel perdananya Omnibus yang menuai banyak pujian dan penghargaan, tidak ada satupun karyanya setelah itu yang bisa mengimbangi. Banyak kritikan menjatuhkan yang semakin membuat Senja tertekan. Ditambah, kakak tirinya, Tasya, yang sok ngatur jadwal kegiatan Senja.
Sampai pada titik kejenuhan dan tekanan dari Tasya, Senja memutuskan untuk 'menyepi'ke Bali. Dalam perjalanan berlibur ke Bali, Senja bertemu Genta, seorang pelukis. Seperti yang bisa diduga, akan ada 'sesuatu' di antara mereka. Meskipun ending ceritanya agak bikin kecewa penyuka cerita 'and they happily ever after' sepertiku :p
Dari sosok Genta, Senja mendapatkan kembali passion menulisnya dan berhasil menyelesaikan proyek menulis 40 harinya.

Novel yang menarik untuk dibaca, terlebih buat yang ingin jadi penulis :)
Gak berlebihan, gak banyak kata-kata yang 'aneh-aneh' *apa sih??* yang biasanya susah dimengerti (buatku).

Memaknai Hari

Bismillah...
kelamaan gak nulis, jadi agak gimanaaa gitu :p

Tiga hari belakangan ini (termasuk hari ini) ada tiga hal yang diperingati, yaitu: tanggal 21 April Hari Kartini, 22 April Hari Bumi (plus ultahnya Kaka :D), dan hari ini 23 April sebagai Hari Buku.
Hmmm, sibuk banget ya!
dan selama tiga hari ini pula banyak tema-tema yang bermunculan dari ketiga hal ini.
Emansipasi-lah, selamatkan bumi-lah, atau ayo membaca. Hehe, temanya ku ngarang sendiri :p


Tiba-tiba banjir kata-kata emansipasi dimana-mana, save our earth, atau go read! --> ngarang lagi yang terakhir :p
Wedew, kemana aja hari-hari sebelumnya? Kenapa di hari itu kita harus menggembar-gemborkan kata-kata seperti itu hanya di hari itu *bingung*

Di hari itu malah identik dengan perayaannya saja, bukan bukti nyatanya. Misalnya aja nih, pas peringatan Kartinian kemarin, para wanita pada sibuk nyalon pagi2 cuma karena tempat kerjanya menginginkan mereka berpakaian ala kartini plus make up-nya. Hehe...
Lucu aja liat mereka bukannya kerja, malah mirip mau ikutan karnaval.

Moga aja semangat Kartini bagi para wanita Indonesia, semangat menyelamatkan bumi bagi para penghuni bumi, dan semangat membaca para pencinta buku, tidak hanya berhenti pada peringatannya saja.
Mari menjadi lebih baik setiap harinya...