First Experience Baca Komik

Sebagai orang yang punya hobi baca, aku tergolong orang yang anti baca komik.
Alasannya simple, buat aku baca komik itu membatasi imajinasi.
Karena dengan adanya gambar, kita tidak perlu mereka-reka situasi ceritanya. Yup, rasanya nggak bebas aja.
Untuk waktu yang lama aku bertahan dengan argumen itu dan terus bertanya-tanya kenapa banyak orang seneng banget baca komik. Bagiku, komik nggak membuat imajinasiku berkembang.
Kemarin akhirnya aku baca komik (after a long time ago!).
Komik yang tidak sengaja kulihat di tumpukan buku teman sekosku.
Wkwkwk, aku terkaget dengan kenyataan yang ada:
AKU NGGAK BISA BACA KOMIK!!
Baru buka halaman pertama aja, sudah bingung. Ternyata aku baca komik terbalik dari belakang ke depan.
Ckckck, pikirku emang covernya sengaja dibuat begitu (mirip buku Shit Happens! gitu), tapi ternyata aku emang salah.
Ternyata komik sekarang tu modelnya mirip buku-buku berbahasa Arab, beda dengan common books yang ada. Bacanya juga dari kanan ke kiri.
Heh, di dunia ini apa cuma aku ya yang nggak bisa baca komik?
First impression: baca komik? Boleh juga!